Ideas Need Timing, Resilience, and Flexibility
Pelajaran dari usaha makanan yang berhenti karena pandemi — dan cara membawanya ke dunia data.
Ide yang baik tidak otomatis menjadi usaha yang bertahan. Aku belajar ini dengan cara yang paling jujur: memulai bisnis makanan kecil saat kuliah, lalu melihatnya berhenti ketika pandemi tiba.
Bukan karena idenya buruk. Bukan karena kami tidak bekerja keras. Tetapi timing berubah, dan struktur kami tidak cukup fleksibel untuk menyesuaikan.
Ada dua pelajaran yang kubawa sejak saat itu. Pertama, ketahanan bukan tentang keras kepala — ia tentang kemampuan menyesuaikan tanpa kehilangan arah. Kedua, membaca keadaan dengan data (pasar, perilaku, biaya) jauh lebih dapat diandalkan daripada mengandalkan perasaan.
Ketika akhirnya masuk ke dunia Business Intelligence, aku tidak datang sebagai orang yang baru belajar angka. Aku datang sebagai orang yang pernah gagal karena tidak membaca angka dengan cukup baik. Itu membuat perbedaan besar.